31 Desa di Kabupaten OKU dan Muaraenim Terima Pembayaran Dana Kompensasi Pelaksana Survei Seismik 2D Amalia

oleh

Baturaja//indonesia45.com – Setelah dirampungkannya semua tahap operasi dan reklamasi lintasan seismik, kini warga di 31 Desa yang berada di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, memasuki tahap pembayaran dana kompensasi dari pelaksana Survei Seismik 2D Amalia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Survei Seismik 2D Amalia Ahmad WM mengatakan, kompensasi merupakan bentuk tanggung jawab pelaksana dilakukan berdasarkan hasil pendataan di lapangan yang didampingi perangkat desa, setelah melalui proses legalitas dan koordinasi yang baik dengan semua pihak.

“Besaran nilai masing-masing yang diterima warga bergantung pada jumlah lintasan dan SP di lahannya, kemudian dikalkulasikan dengan indeks pada Peraturan Gubernur Sumsel yang berlaku ,”ujar Ahmad WM, Selasa (16/07/24).

Baca Juga :   Puluhan Karyawan PLTU Baturaja Berjibaku Padamkan Kobaran Api

Diungkapkan Kepala Survei Seismik 2D Amalia, hingga saat ini pembayaran kompensasi sudah berjalan 50 persen. Pembayaran kompensasi selanjutnya akan dibayarkan di sejumlah Desa di Kecamatan Tanjung Agung, Panang Enim. Dilanjutkan dengan Kecamatan Pengandonan, Semidang Aji dan Lawang Kidul.

Pelaksanaan pembayaran dilakukan setelah tahap perekaman yaitu pembentangan receiver berupa WRU (Wireless Receiver Unit) dan geophone di keluarkan dari lintasan seismik di suatu Desa, kemudian dilakukan pendataan akhir lahan bersama pendamping dari pemerintah desa setempat.

Baca Juga :   47 Tahun SMBR Go Digital “Grow Up with Digital Transformation”

“Dana kompensasinya akan dibayarkan kepada penggarap sesuai harga indeks di Peraturan Gubernur Nomor 40 Tahun 2017 ,”sebut Ahmad WM.

Berdasarkan Studi dari Universitas Sriwijaya dan Davon Energy menegaskan bahwa survei seismik tidak berdampak signifikan terhadap lapisan tanah dan lingkungan sekitar, sehingga aman dilakukan diberbagai jenis lahan pertanian termasuk kebun karet dan kopi.

Terpisah, sementara di hari yang sama, Dedi Pringki Kades Pandan Enim merasa sangat bersyukur dan setuju dengan pembayaran kompensasi yang dilakukan secara langsung dan transparan kepada warga, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan kepada pemerintah Desa.

Dalam hal ini terdapat sebanyak 76 undangan yang diserahterimakan dalam kompensasi di Desa Pandan Enim Kecamatan Tanjung Agung, pada Selasa 16 Juli 2024.

Baca Juga :   Diduga Setubuhi Istri Orang, Oknum Polisi Polres Lahat Dilaporkan

“Kompensasi ini merupakan wujud hadirnya pemerintah dalam menjalankan programnya, kendati hanya numpang lewat, warga tetap mendapatkan kompensasi sesuai peraturan yang berlaku, apabila terdapat permasalahan semoga dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya ,”kata Pringki Kades Pandan Enim.

“Jika demikian survei seismik ini sebagai investasi, karena tanpa survei seismik agaknya sulit kita bisa menikmati minyak dan gas yang kita butuhkan sehari-hari, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang ,”tandas Pringki. ****

No More Posts Available.

No more pages to load.