Indonesia45.com//Aceh Utara – Sejumlah Mahasiswa KKNT(Kuliah Kerja Nyata Tematik) Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang bergabung dalam kelompok 03, bersama tim RPUK(Relawan Perempuan Untuk Kemanusiaan) lakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.
Sosialisasi dilakukan terkait dengan Undang-undang No.12 Tahun 2022, tentang Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan anak dibawah umur.
Acara sosialisasi tersebut digelar pada hari, Senin (5/12/22), di Meunasah/Surau Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, yang berlangsung pada pukul14.00 WIB hingga pukul17.00WIB.
Kegiatan disambut positif oleh warga masyarakat setempat yang terlihat banyaknya kaum hawa yang berdatangan untuk mendengar acara sosialisasi yang diadakan.
Pada acara tersebut dihadiri pula oleh kepala Desa setempat Ikbal, beserta perangkat Desa dan tokoh wanita juga warga masyarakat Meunasah Lhok pada umumnya.
Dijelaskan oleh Ajeng Aratiawir salah satu Majasiswi yang mengikuti kegiatan mengatakan, jika pada sosialisasi kali ini ikut dihadiri langsung oleh Pemateri Maidah Safrina, Syifa Zakaria dan Badriah Atalib.
“Beliau semua adalah dari tim gerakan perempuan yang juga merupakan mitra dari tim relawan perempuan nusantara. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bapak Ikbal Kepala Desa Meunasah Lhok, sambutannya beliau mengatakan selaku Kepala Desa sangat mendukung dan berterimakasih kepada kami selaku penyelenggara ,”kata Ajeng Aratiawir.
Sementara Ikbal Kades Meunasah Lhok juga mengungkapkan hal senada, yang mengatakan ucapan terimakasih kepada para penyelenggara kegiatan karena telah mengadakan kegiatan sosialisasi kepada warga masyarakat di desanya.
“Kegiatan ini merupakan salah satu edukasi kepada masyarakat, terkait dengan Undang-Undang baru yang telah disahkan, yaitu tentang tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan ,”ujar Ikbal.
Dan, sambung Ikbal, saya pribadi selalu kepala desa mengucapkan ribuan terimakasih, terutama untuk adek-adek mahasiswa-mahasiswi KKNT dan dari Unimal kelompok 03 yang juga merupakan Universitas terkemuka di Aceh Utara, yang dengan kerja kerasnya sehingga acara sosialisasi terkait dengan Undang-Undang No.12 tahun2022 sukses digelar ,”terang Kades Meunasah Lhok.

Sementara itu, Maidah salah satu anggota tim gerakan perempuan yang juga merupakan mitra dari tim relawan perempuan nusantara juga mengatakan mengatakan, jika pihaknya sangat ber empati terhadap korban tindak kekerasan seksual yang sangat marak terjadi, khususnya di Aceh Utara.
Maidah juga menyampaikan, selain kasus narkoba yang juga merupakan musuh besar bersama, kasus kekerasan seksual juga merupakan masalah besar dewasa ini.
Salah seorang penyelanggara kegiatan bernama Syifa juga ikut mengutarakan hal senada, dalam penuturannya menyebutkan korban kekerasan seksual bukan hanya terjadi pada orang dewasa dan remaja saja, bahkan hal serupa juga ikut dialami oleh anak-anak dibawah umur, seperti kasus yang ditangani olehnya baru-baru ini.
Disesi berikutnya, Muhammad Zulfani dan rekannya Cut Ajeng Aratiwatir yang dikenal murah senyum oleh masyarakat mengungkapkan, selaku Mahasiswa dari Fakultas Hukum yang juga penyelenggara acara sosialisasi tersebut mereka berharap kepada masyarakat yang hadir agar jangan takut untuk melaporkan ke pihak berwajib apabila ada kasus yang menimpa, baik pada dirinya, keluarganya bahkan orang-orang sekitar.
“Supaya pihak berwajib bisa menindak lanjuti dan memberi tindakan tegas terhadap pelaku kriminal diantaranya pelecehan seksual ,”ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, mereka juga berterimakasih kepada masyarakat Desa Meunasah Lhok dan sekitarnya, yang mana selama ini sudah hampir dua bulan bekerja sama dengan masyarakat bertepatan dengan momen KKNT(Kuliah Kerja Nyata Tematik) dari Fakultas Hukum Unimal Lhokseumawe.
Adapun kegiatan dan program kerja yang sudah dilakukan berupa, Pengenalan bahasa Inggris kepada anak-anak yang ada di Taman Kanak-Kanak(TK) Ade Irma, Budidaya tanaman hidroponik berbasis dari bahan bekas, meningkatkan UMKM masyarakat, dengan membuat sebuah produk baru yaitu olahan kerupuk berbahan dari kulit pisang.
Juga sejumlah kegiatan sosial lainnya yang bermamfaat bagi masyarakat, khususnya di desa Meunasah Lhok. Dari sejumlah program kerja tersebut disambut baik oleh masyarakat setempat semenjak mereka melakukan KKNT(Kuliah Kerja Nyata Tematik) di Desanya yakni mulai tanggal 13 Oktober 22 Sampai dengan 13 Februari 23 nanti.
Masyarakat Desa Meunasah Lhok sangat berterimakasih atas pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan di Desanya, yang dinilai sangat bermanfaat terkait kekerasan seksual terhadap perempuan.
Sehingga mereka mengetahui langkah apa saja yang perlu dilakukan apabila terjadi kasus seperti itu dikemudian hari, baik itu dari segi pemantauan, pencegahan dan juga pemulihan terhadap korban.
Laporan Wartawan Indonesia45com:Dasri Jauhari.






