Puluhan Pendekar dari 8 Perguruan Tolak Muskab IPSI OKU 5 Desember 2022

oleh

Indonesia45.com//OKU – Delapan dari 13 Perguruan yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Kabupaten OKU melakukan aksi protes dan penolakan, mereka tidak mengakui terkait adanya pelaksanaan Muskab IPSI OKU yang digelar pada tanggal 5 Desember 2022 lalu.

Pada Muskab yang digelar dianggap tidak sah oleh delapan Perguruan yang tergabung dalam IPSI OKU ini, lantaran pembentukan panitia tidak dilaksanakan sesuai dengan AD ART Munas IPSI tahun 2016 dan 2021. Selain itu, Muskab seharusnya juga tidak boleh digelar karena Ketua Umum IPSI Sumsel sebelumnya telah mengeluarkan surat penundaan Muskab tahun 2022.

Dalam aksi penolakan ini, puluhan pesilat dari lintas antar perguruan yang berada di Kabupaten OKU ini berkumpul jadi satu di Taman Kota Baturaja, Kabupaten OKU, untuk menyatakan aksi penolakan dan tidak mengakuinya Muskab 5 Desember 2022, Selasa (6/12/22).

Baca Juga :   PLN UID S2JB dan PT UJPK Sepakati Perjanjian Pengelolaan Gedung di Seluruh Wilayah Kerja S2JB

Adapun delapan perguruan yang hadir dalam aksi penolakan tersebut. Diantaranya, dari perguruan Satria Muda Indonesia, Perguruan Himssi, Perguruan Hastakari, Perguruan Partisan Ingsun Sejati, IKSPI Kera Sakti, Pagar Nusa, PSHT dan IPSI Kecamatan Lubuk Raja.

Para puluhan Pendekar pentolan dari delapan perguruan yang hadir tersebut melalui perwakilannya mengatakan, jika selain dengan tegas menolak Muskab 5 Desember 2022, mereka juga dengan lantang menyebutkan sangat menyesalkan adanya Muskab 5 Desember 2022 yang mereka anggap tidak sah.

Sebab, sebelumnya pada tanggal 4 Desember 2022 pihak pengurus IPSI Kabupaten OKU telah mengetahui adanya surat resmi prihal penundaan pelaksanaan Muskab tahun 2022 dari pengurus IPSI Sumatera Selatan, yang ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum IPSI Sumsel, Ir. H Eddy Santana Putra, MT., beserta Sekretaris Umum, Drs. Darlis, dengan nomor surat: 54/IPSI-SS/XIII/2022.

Baca Juga :   Sumsel Wajib Scan QR Code PeduliLindungi

“Kami sangat menyesalkan kenapa Muskab 5 Desember 2022 bisa berlangsung. Sementara kami yang selaku panitia resmi sangat menghormati keputusan surat dari Ketua Umum IPSI Sumsel, akan prihal penundaan Muskab 2022 supaya tidak dilaksanakan lantaran takut dianggap adanya aroma politik,” ujar salah satu koordinator dari delapan perguruan yang hadir.

Selain merasa kecewa, salah satu pentolan dari delapan perguruan yang hadir juga menyesalkan adanya dugaan intimidasi oleh orang yang tidak mereka kenal terhadap salah satu rekan mereka, agar mau menyetujui memilih dan memihak kepada calon Ketua IPSI Kabupaten OKU yang tidak mereka dukung.

“Sebelum Muskab 5 Desember itu dilaksanakan, saya sudah tiga kali didatangi oleh beberapa orang yang tidak saya kenal. Mereka meminta dengan paksa agar saya bersedia memihak kepada calon ketua IPSI Kabupaten OKU yang mereka dukung ,”ungkap Wakiran dari Perguruan IKSPI Kera Sakti.

Baca Juga :   PLN Sabet Dua Penghargaan Di Ajang Anugerah ESG Republika 2024

Tapi, sambung dia, dengan tegas mereka saya tolak dan saya bilang kalau berani datang lagi akan saya laporkan ke polisi. Menurut kami Muskab 5 Desember 2022 tidak boleh dilaksanakan karena pembentukan panitianya tidak sesuai dengan AD ART Munas IPSI tahun 2016 dan 2021, dan bertentangan sesuai dengan surat penundaan dari Ketua Umum IPSI Sumsel ,”tutup Wakiran. (Hend)

Untuk informasi video menarik lainnya, jangan lupa like, komen, Subscribe dan aktifkan lonceng Chanel YouTube kami: indonesia45

No More Posts Available.

No more pages to load.